Mohon Doa Restu

6:20 AM



Finally, this is it. Hari yang telah ditunggu. Satu hari yang paling penting dalam kehidupan kami berdua. Satu hari yang telah menguras tenaga, pikiran dan perasaan kami berdua selama kurang lebih setahun belakangan. Hari pernikahan kami. Satu babak baru dalam kehidupan kami sebagi pasangan. Dari yang tadinya orang asing, menjadi teman, dilanjutkan proses berpacaran, pertunangan, hingga akhirnya resmi disahkan menjadi suami dan istri.


Kami tidaklah beda dengan pasangan-pasangan lain yang harus bekerja keras untuk mempersiapkan hari pernikahan kami. Tujuan kita pun pasti sama. Ingin menjadikan satu hari ini sebagai kenangan terindah. Awal yang baik untuk kehidupan rumah tangga kami kelak. Sekaligus menjadi tuan rumah yang baik bagi tamu-tamu yang merupakan orang terdekat dalam kehidupan kita berdua.

Jika diperkenankan, kami ingin berterima kasih untuk teman-teman media. Terima kasih untuk pengertiannya selama ini kepada kami berdua, khususnya dukungan yang teman-teman berikan kepada Dion. Karena satu dan lain hal, sebagaimana kami menghormati teman-teman, ada kepentingan lain yang harus kami jaga. Jika kami tidak banyak membagikan cerita tentang persiapan pernikahan dan hari bahagia ini, semata-mata hanya untuk kebaikan kita semua.


Kami sangat bersyukur telah dipertemukan dengan begitu banyak individu bertalenta yang membantu persiapan pernikahan kami. Tanpa mereka semua, tentu kita tidak akan sampai pada hari ini. Pun kami belajar banyak dari mereka. Diberikan kesempatan untuk bertemu dengan begitu banyak orang baru, yang tidak sedikit dari mereka akhirnya menjadi sahabat baru bagi kami berdua.

Bohong jika kami mengatakan persiapan kami mulus dan sempurna. Jika boleh jujur, ini adalah satu titik balik dalam kehidupan saya. Setahun belakangan, hari demi hari saya dan Dion terus diberikan cobaan. Satu persatu datang silih berganti. Tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga pikiran dan emosi. Belum lagi dana yang harus dikeluarkan.


Dari yang awalnya penuh kegembiraan dan semangat, berubah menjadi emosi dan amarah, hingga ke titik pasrah dan sabar. Sungguh, benar adanya jika pernikahan memang bukan satu hal main-main. Bersama kita dihadapkan dalam berbagai macam rintangan dan masalah yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan.

Tapi dari situ kita ditunjukkan bagaimana kita bisa menyelesaikan segala sesuatunya sebagai satu tim yang tangguh. Kemarahan tidak pernah menyelesaikan permasalahan. Apapun itu. Sangat penting bagaimana kita harus menjaga dan mengendalikan emosi kita. Serta yang paling penting, bersabar. Saling pengertian. Tidak hanya di antara kita berdua, tetapi juga kepada semua pihak yang terlibat.

Kami juga merasa sangat beruntung untuk memiliki keluarga dan juga sahabat yang begitu mengerti kami. Dalam setahun belakangan, kami seolah ditunjukkan, mana teman yang begitu baik, yang luar biasa pengertiannya dan juga dukungannya kepada kami. Untuk mereka yang selalu ada di saat terburuk kami sekalipun. Teman yang membuat segala permasalahan kita menjadi ringan dengan memberikan apa yang paling berarti bagi kita semua yakni waktu. Waktu untuk ada di sana, mendengarkan segala keluh kesah kita dan memberikan penghiburan.



Akhir kata, kami mohon maaf jika dalam setahun belakangan, banyak kata atau mungkin tindakan kami berdua yang menyakitkan, tidak berkenan di hati teman semua. Proses ini sungguh tidak mudah bagi saya dan Dion. Kami yakin kami tidak akan sampai pada hari ini tanpa dukungan dari teman-teman semuanya. Terima kasih sekali lagi untuk segala bantuan yang telah diberikan. Ini hanya awal baru bagi kami. Satu proses pembelajaran hidup anak manusia. Kami mohon doa restunya. Amin.

All photos by @lvcasedo for @morden.co

You Might Also Like

7 comments

  1. Lots of love from us, Lur ♥️♥️

    ReplyDelete
  2. Terharu banget bacanya :")
    Selamat ya, semoga jadi keluarga yang bahagia selalu

    ReplyDelete
  3. Selamat ya kak, semoga langgeng dgn kak Dion. Amin
    Semoga segera dapat momongan yg lucu2

    ReplyDelete
  4. Semoga slalu dalam lindungan Tuhan kak, langgeng sampai akhir hayat Amin

    ReplyDelete
  5. Huauuuu kak Dion idolaku,, moga langgeng yaaa, sukses terus dan tetep semangat ������

    ReplyDelete

LIKE US ON FACEBOOK!